Breaking News

Cerita Keseharian Wakapolres Lombok Utara Kompol Samnurdin, SH


LOMBOK UTARA,  NTB - Menjadi Publik Figur bukanlah suatu hal yang  mudah untuk dijalankan, lebih lebih memegang jabatan sebagai wakil kepala kepolisian resort, namun beda halnya dengan sosok seorang Polisi di Lombok ini,  dialah Kompol Samnurdin, SH., Pria yang dikenal kesehariannya sanget sederhana dan tidak menjadikan jabatannya sebagai sebuah jarak untuk bergaul dan berhubungan dengan orang lain lebih lebih dengan Anggotanya, 

Kompol Samnurdin, SH, baru baru ini dilantik sebagai wakapolres di Lombok Utara dan lahir di Narmada Kabupaten Lombok Barat NTB. 

Beredar di Media Sosial Photo Photo kesederhanaannya dan Photo tersebut tidak memperlihatkannya sebagai seorang Wakapolres.

Kompol Samnurdin,SH., gemar menggunakan sarung dan sendal jepit, namun di salah satu moment sendal tersebut terputus.

Setelah di wawancara ternya ia enggan untuk di panggil Bapak, ia lebih memilih di Panggil Amaq (Bahasa Sasak), oleh keluarga, masyarakat dan Sahabat Karibnya. 

Ia menyatakan, kata amaq memiliki makna tersendiri dalam hidupnya dan ia menyampaikan "Saya Orang Sasak" ungkapnya. 

Lebih jauh ia menceritakan bahwa di kampungnya di Narmada lebih familiar di panggil dengan sebutan (Amaq Najwa) sebagaimana kebiasaan orang orang di kampungnya yang sebagian besar dari suku Sasak. 

Kompol Samnurdin, SH., juga bercerita bahwa latar belakangnya memang berasal dari keluarga yang secara ekonomi sangat terbatas, orang  tua berasal dari seorang buruh tani " nyakap" kepada pemilik lahan, namun karen perjuangan orang tua untuk mendorong anak - anaknya untuk sekolah dan menuntut ilmu sehingga tercapai pada titik karier yang sekarang di dudukinya sebagai Wakapolres Lombok Utara.

Lebih Jauh ia mengungkapkan bahwa jabatan hanya bersifat sementara namun kata amaq selamanya akan di sandang, tutupnya.

(SL MH) 

0 Komentar




Advertisement

Type and hit Enter to search

Close