Breaking News

Tim Intelijen Kejari Mataram Amankan Intelijen Bodong

 



Mataram - Tim Intelijen Kejari Mataram berhasil mengamankan seseorang yang mengaku sebagai Kasi Intelijen Kejaksaan dengan Identitas Sdr. H als A di Lombok Utara pada saat pelaku sedang berada di ruang direktur RSUD Kab. Lombok Utara Pada hari Kamis tanggal 27 Januari 2022 sekitar pukul 15.00 Wita. 


Plt. Kepala Kejaksaan Negeri Mataram Hilman Azazi, S.H,. M.M., M.H. Memaparkan  Pengamanan terduga oknum tersebut berawal pada bulan Maret 2021 mendapatkan Informasi dari Masyarakat yaitu saudara KSM yang mengaku telah ditipu oleh seseorang yang mengaku sebagai Kasi Intelijen Kejaksaaan dengan menjanjikan Pekerjaan/ proyek penimbunan di Asrama Haji pada bulan Maret 2021. Pertemuan dengan oknum tersebut bertempat dilesehan rembiga dan meminta uang sebagai mahar proyek tersebut sebesar 25 juta dan pada saat itu korban menyerahkan via transfer ke rekening oknum tersebut sebesar 10 juta. Korban selanjutnya menginformasikan pertemuan tersebut kepada kawannya yang kenal dengan orang orang Kejaksaan dan kemudian menginformasikan kepada Kasi Intelijen Mataram terkait hal tersebut apakah benar ada nama H als A di Kejaksaan dengan jabatan sebagai Kasi Intelijen dan dijawab bahwa tidak ada pejabat Kejaksaan yang bernama H als A. 


"Setelah korban mengetahui informasi Sdr. H als A bukanlah anggota Kejaksaan tidak mau lagi menyerahkan uang dan menagih proyek yang dijanjikan namun ternyata proyek tersebut tidak ada dan korbanpun merasa dirugikan."paparnya dalam siaran pers Nomor: PR: 08 /N.2.10/Dip.4/01/2022.


Lanjutnya, Berdasarkan beberapa laporan fakta lapangan yang didapatkan tim Intelijen Kejari Mataram, Tim terus melakukan pemantauan terkait oknum oknum yang mengaku sebagai Kasi Intel Kejaksaan maupun yang mengaku pejabat di Kejaksaan. Kemudian tim intelijen KN Mataram mendapatkan informasi dari pihak RSUD Lombok Utara bahwa ada orang yang mengaku sebagai orang Kejaksaan datang dengan maksud dan tujuan  untuk menyelesaikan salah satu kasus yang berhubungan dengan Rumah sakit yang saat ini sedang ditangani oleh Pihak Kejaksaan sehingga tim Intelijen langsung bergerak dan mengamankan yang bersangkutan dan  dibawa ke Kantor Kejaksaan Negeri Mataram untuk di Klarifikasi. 


" Tim Intelijen KN Mataram yang bersangkutan selanjutnya diserahkan dan dibawa Ke Polres Mataram oleh Pihak Polres Mataram bersama tim Intelijen KN Mataram untuk dilakukan tindakan hukum lebih lanjut. " Jelasnya


Deng semakin maraknya oknum oknum yang mengatas namakan Jaksa atas perintah Kajari maupun Kajati untuk meminta sesuatu telah terbaca akhir akhir ini di wilayah Kejaksaan Negeri Mataram  terindikasi seringkali melakukan perbuatan dengan modus tersebut dengan menjanjikan Proyek/ pekerjaan kepada para Kontraktor ataupun meminta sejumlah uang kepada beberapa Pejabat Pemda yang ada di Wilayah hukum Kejari Mataram maupun Kejati NTB dengan mencatut nama nama pejabat di Kejaksaan dan hal tersebut menjadi perhatian dan atensi khusus dari pimpinan untuk dilakukan tindakan.(red) 

0 Komentar




Advertisement

Type and hit Enter to search

Close