Lombok Barat - Peluang berkembangnya UKM (Usaha kecil Menengah)  dan IKM (Industri Kecil Menengah) di NTB khususnya Lombok Barat semakin terbuka lembar. Hal ini karena menggeliatnya aktivitas pariwisata pulau Lombok pasca even moto GP Maret 2022 lalu. Hal tersebut disampaikan oleh Bupati Lombok Barat H. Fauzan Khalid saat memberikan sambutan dalam acara Gathering IKM yang diselenggarakan oleh Dinas Perindag Lombok Barat di Hotel Aruna IKM 1 April 2022 lalu.


Bupati dua periode ini mengatakan bahwa UKM dan IKM menjadi sektor yang potensial untuk mendongkrak ekonomi Lombok Barat. Ia mengatakan sektor ini dapat menyerap tenaga kerja dan menggerakkan ekonomi masyarakat. Karenanya ia meminta agar Dinas Perindag dan OPD lainnya dapat melakukan pembinaan dan pendampingan pada UKM dan IKM agar dapat tetap tumbuh dan berkembang. "Kami minta agar OPD terkait dapat melakukan pembinaan kepada pelaku UKM agar terus berkembang dan tumbuh" ujarnya. 


Dalam kesempatan ini Bupati Fauzan juga meminta UKM dan IKM agar terus meningkatkan kualitas produk agar tidak kalah bersaing dengan produk produk yang ada saat ini. Menurutnya peningkatan kualitas produk dan inovasi produk merupakan salah satu kunci dari suksesnya IKM dan UKM.  Selain itu Bupati Fauzan meminta agar UKM terus meningkatkan kualitas SDM sehingga dapat menembus pasar internasional. Dalam kesempatan ini juga ia meminta agar dinas terkait dapat mencarikan pasar bagi UMKM agar cepat berkembang. "Salah satu kunci sukses UKM adalah jaringan atau pasar dari produk tersebut karena harus kreatif dan inovatif untuk mencari pasar dari produk UKM agar semua UKM bergerak. Perlu ada kolaborasi dengan berbagai pihak agar UKM bergerak cepat" ujarnya. 


Dalam kesempatan ini Bupati juga mengatakan bahwa Pemerintah Daerah akan terus memfasilitasi dan mendampingi UKM. Hal ini agar UK dapat berkembang sehingga menggerakkan ekonomi masyarakat lobar. Ia mengatakan bahwa tugas Pemerintah hanya melakukan pendampingan dan pembinaan bagi UKM agar dapat berkembang. Ia meminta agar semua pihak dapat berkolaborasi mengembangkan UKM ini seperti hotel, restauran dan pusat oleh oleh. 


Sementara itu perwakilan dari Kementerian Perdagangan RI dihadiri secara langsung Direktur Industri Aneka dan IKM, Sandang dan Kerajinan Kementerian Perdagangan RI Ni Nyoman Ambareny. Ia mengatakan bahwa kegiatan bisnis Gathering UKM tekstil ini diharapkan dapat membangkitkan semangat UKM tekstil di Lombok Barat untuk terus meningkatkan mutu dan kualitas produk. Ia berharap kegiatan ini dapat memberikan spirit kepada pelaku UKM untuk terus berusaha dalam membuka peluang pasar. 


Kementerian Perdagangan akan berupaya maksimal dalam memberikan dukungan bagi pelaku UKM dan IKM tekstil di Indonesia. Menurutnya peluang pasar UKM tekstil khas daerah di Indonesia cukup terbuka lebar. Ia berharap agar pelaku UKM dapat mempelajari minat pasar agar produknya laku di pasar. "Peluang pasar untuk kain khas daerah atau tenun ikat ini terbuka lebar. Kami harapkan peluang pasar ini dapat ditangkap oleh pelaku UKM" ujarnya. 


Kegiatan ini dihadiri oleh pelaku UKM dan IKM di Lombok Barat. Selain itu kegiatan ini juga dihadiri oleh Sekretaris Daerah Lombok Barat DR. H. Baehaqi, Asisten Daerah II Rusditah,  Kepala Disperindag, Kadis Koperasi dan UKM dan sejumlah kepala OPD lingkup pemkab Lobar.(red)